Anak
Batoknya bulat besar, rambutnya rimbun, meski tubuhnya kecil.
Hehehe, tetap saja lucu melihatnya. Persisnya, melihat polah-nya .
Tiga tahunan kurang lebih.
Ayahnya disampingku. Kawan lama, yang tak begitu karib.
Tokcer juga jauhar-nya, kupikir.
Si buyung punya nama yang tak latah masa kini. Nama yang gagah.
Tapi benak ku memanggilnya, ‘Si Kepala Besar’.
Ia lambang hidup bagi seribu makna : ibadah, tanggung jawab, ikatan, kebanggaan, selain tentu saja cinta, harapan dan kasih sayang.
Yang kelak tumbuh mandiri, tak harus seperti kita, kata Mr. Gilbran,
Meski lahir, bak orang suci :
"….I’m the saint who march in love", kata nidji
maknyuss…
May 20th, 2007 at 3:54 pm
untuk tak kau sebut anak itu sikepala batok
September 7th, 2007 at 9:32 pm
buat lo yg ingin jadi anak punk bisa aja gampang ko ngejalaninya ga susah-susah amet
October 31st, 2007 at 11:34 pm
aku juga mau yang begituan mas..
October 31st, 2007 at 11:41 pm
namanya siapa mas? bukan Farrel or Kevin dsbnya kan? Kalo aku pengen kasih nama anak Benyamin Bunayya or Ali Mikaila