POOR AND SUPER POOR GROUP
Ungu: inget pertama kali mereka muncul? Kostum gelap, gothic wannabe, gondrong, with devil as the band’s symbol.
Lihat liriknya sekarang, "…..mencintaimu sedalam-dalam hatiku".
Tema basi, eksplorasi lirik miskin. Ngapain juga repeat "..sedalam-dalam?. Udah mentok ngepasin sama bar note-nya kale? Satu dosa lagi, ikut bikin album religi menyambut ramadhan. Identitasnya udah kalah sama komersil. Super poor group.
Gigi: musikalitas berbobot, lirik boleh, lagu-lagunya gw gitarin, man. Cuma frontman-nya aja yang over acting. Plus dosa bikin album religi.
Radja: …….. gap. Gap antara ketenaran dan mental personilnya.
Dewa: ini bukan band, ini perusahaan milik Dhani.
Peterpan: pertama muncul udah basi, belakangan makin basi.
the Titans: Peterpan wannabe, alias mau pengen lebih basi lagi.
Matta band : kasian, lagu yang bernuansa dangdutnya itu dipake banyak artis. Kasiannya lagi, cuma lagu itu aja yang orang tahu soal band ini. Super poor.
Netral : lirik gak jelas, tapi maknanya pengen dalem. Musiknya enerjik, punya kelas, cukup konsisten. Syukur gak bikin album religi. Mana bisa Bagus bikin lirik religi, huahahaaaa.
Gw kangen Mocca, Singiku, mana kalian?
October 31st, 2007 at 11:31 pm
mocca ada tuh album barunya yang kayak kotak pinsil warna lumayan, masih mengusung musik anak tk & swing. ten2five no.3 juga apik lho mas, mocca yang duluan gue punya udah ‘lewat’ karena musiknya ten2five lebih variatif dan easy listening.
kok kangen band ngga disebut siiyy… aih kamuuuu suka gitu deh, cubit niiihh… *cubit* Hayoo mas budi makin ndut yah…
January 25th, 2008 at 1:34 am
cong, lo belum komentarin Yovi Nuno, The Rock, Samsons, ma Nidji…